CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM BERBASIS CINTA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama
Madrasah : MTs Al-Ma’ruf Margodadi
Nama Guru : Yuliza, M.Pd
Mata Pelajaran : PJOK
Fase/Kelas/ Semester :
D / VII A – VII E
Materi Pokok : Permainan bola
basket, dribbling, passing, shoting, lay up
Alokasi Waktu : 8 x 40
Menit
A.
IDENTIFIKASI
1.
Peserta didik :
2.
Materi Pelajaran : Permainan bola basket, dribbling,
passing, shoting, lay up
3.
Dimensi Profil Lulusan :
a.
Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME
b.
Kesehatan
c.
Kolaborasi
d.
Kemandirian
4.
Tema Kurikulum Berbasis Cinta:
a.
Cinta Kepala Diri Sendiri
5.
Materi Insersi :
a.
Membiasakan diri menjaga kebersihan, kesehatan, dan
keselamatan diri sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab terhadap tubuh yang
Allah Swt. anugerahkan.
b.
Menjaga anggota tubuh dari halhal yang membahayakan,
memelihara tubuh dengan pola hidup seimbang, dan menggunakan waktu dan tenaga
untuk hal-hal yang baik
B.
DESAIN PEMBELAJARAN
1.
Capean Pembelajaran
Capaian
Pembelajaran (CP) Bab 1 terdiri atas keterampilan gerak dan pengetahuan gerak.
1. Elemen Keterampilan Bola Basket
Pada akhir fase D peserta didik dapat
menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan hasil analisis keterampilan Bola
Basket spesifik berupa permainan dan olahraga, aktivitas dribbling, aktivitas passing,
shoting, lay up
dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional).
2. Elemen Pengetahuan Bola Basket
Pada akhir fase D peserta didik dapat
menganalisis fakta, konsep, dan prosedur dalam melakukan berbagai keterampilan Bola
Basket spesifik berupa permainan dan olahraga, aktivitas dribbling, aktivitas passing,
shoting, lay up
dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional).
Lintas
Disiplin Ilmu:
a.
Seni Budaya
b.
PKN
c.
Informatika
d.
IPA
e.
Matematika
2.
Tujuan Pembelajaran:
1.1
Mengetahui
dan memahami pengertian dan konsep permainan invasi
1.2
Mengetahui
dan memahami pengertian dan konsep permainan bola basket
1.3
Mempraktikkan
aktivitas gerak spesifik melempar, menangkap, menggiring, memasukkan atau
menembak bola ke sasaran, dan lainnya dalam permainan bola basket
3.
Topik Pembelajaran:
a.
Permainan bola basket, dribbling, passing, shoting,
lay up
4.
Praktek Pedagogis:
a.
Model:
·
Diskusi
·
Demontrasi
·
Resiprokal
·
Permainan
·
Simulasi
·
Inquri
b.
Strategi:
·
Latihan Terbimbing
·
Permainan Modifikasi
·
Diskusi/refleksi
c.
Metode: Permainan
5.
6. Kemitraan Pembelajaran:
a.
Guru Mata Pelajaran
b.
Perputakaan
c.
Komite
Sekolah dalam penyediaan fasilitas observasi
d.
Osis
e.
Orang Tua Wali
6.
7. Lingkungan Pembelajaran:
a.
Fisik: Halaman sekolah, taman, dan lapangan bola
kaki
b.
Virtual: Google Classroom dan YouTube
c.
Budaya Belajar: Kolaboratif, reflektif, dan
eksploratif
7.
Pemanfaatan Digital:
a.
PPT materi pembelajaran
b.
prezzi
c.
Google Form untuk kuis formatif
d.
YouTube video edukatif tentang Praktek bola basket
C.
PENGALAMAN BELAJAR
1.
Kegiatan Awal
·
Guru menyapa dan memulai dengan ice breaking
(joyful).
·
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaatnya
dalam Kesehatan tubuh
·
Refleksi singkat: peserta didik mempraktekkan dan
Menjelaskan Permaiana Bola Basket
2.
Kegiatan Inti Pembelajaran Bola Basket
(±60 menit)
a.
Eksplorasi (Mengamati & Menanya) – ±10
menit
Guru
mendemonstrasikan teknik dasar (contoh: dribbling, passing, shooting, atau lay
up) secara langsung atau melalui video.
Siswa
mengamati dan mengajukan pertanyaan tentang gerakan yang belum dipahami.
b. Elaborasi
(Mencoba & Menalar) – ±35 menit
· Latihan
Teknik Dasar (Drill)
1. Dribbling:
Dribbling di tempat → dribbling maju → dribbling zig-zag.
2. Passing:
Chest pass berpasangan → bounce pass → passing sambil bergerak.
3. Shooting:
Tembakan jarak dekat → lay up sisi kanan dan kiri.
c. Permainan
Modifikasi
· Bentuk
tim kecil (3 lawan 3 atau 4 lawan 4).
· Aturan
disederhanakan (misalnya waktu 5 menit, skor kecil).
· Fokus
pada penerapan teknik yang baru dipelajari.
3. Konfirmasi
(Merefleksi & Memperbaiki) – ±15 menit
Guru
memberi umpan balik tentang teknik yang sudah benar dan yang perlu diperbaiki.
Siswa
mencoba kembali gerakan yang belum dikuasai.
D.
ASESMEN PEMBELAJARAN
1.
Asesmen Awal Pembelajaran:
·
Tanya jawab untuk menggali pengetahuan awal siswa
tentang klasifikasi
2.
Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif dan Sikap):
·
Observasi keaktifan saat diskusi kelompok
·
Penilaian sikap kolaborasi dan rasa syukur saat
refleksi
·
Kuis formatif dengan Google Form
3.
Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif):
·
Penugasan klasifikasi Permainan Bola Basket (foto
jurnal)
·
Presentasi kelompok
·
Kuis klasifikasi berbasis HOTS
|
Mengetahui, Kepala MTs Al-Ma’ruf Margodadi Kastolani, S.Pd.I. NIP. - |
|
Margodadi, 14 Juli
2025 Guru Mata Pelajaran Yuliza, M.Pd. NIP. - |
LKPD
Materi Permainan Bola Basket
Satuan Pendidikan : MTs
Al-Ma’ruf Margodadi
Kelas / Semester : VII / Ganjil
Mata Pelajaran : PJOK
Materi Pokok : Teknik Dasar Bola Basket
Alokasi Waktu : 3 x 40 menit
A. Kompetensi Dasar
- Mempraktikkan variasi dan kombinasi teknik dasar permainan bola basket
- Menunjukkan sikap sportif, kerja sama, dan tanggung jawab
Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa mampu:
1. Menjelaskan dan mempraktikkan teknik dasar bola basket (dribbling, passing,
dan shooting)
2. Menunjukkan sikap kerja sama dan sportif dalam permainan
3. Melakukan evaluasi terhadap keterampilan diri sendiri dan teman
Pengantar Materi
Permainan bola basket adalah olahraga beregu yang dimainkan oleh dua tim.
Tujuan permainan ini adalah memasukkan bola ke keranjang lawan
sebanyak-banyaknya dan mencegah lawan mencetak angka.
B. Kegiatan Inti
1. Pemanasan
- Jogging ringan 2 putaran lapangan
- Peregangan otot tangan dan kaki
2. Latihan Teknik Dasar (Isian Tabel)
|
No |
Teknik
Dasar |
Penjelasan
Singkat |
Sudah
Bisa / Belum |
|
1 |
Dribbling |
|
|
|
2 |
Passing
(Chest Pass) |
|
|
|
3 |
Shooting |
|
|
Petunjuk: Lengkapi
kolom penjelasan dengan pendapatmu sendiri. Kemudian beri tanda ✔️
pada kolom “Sudah Bisa” atau “Belum”.
3. Aktivitas
Mini Game
- Bermain 3 lawan 3 (mini basket)
- Perhatikan aturan main dan kerja sama tim
4. Refleksi dan Evaluasi
Jawablah
pertanyaan berikut dengan jujur:
·
Teknik apa yang paling
kamu sukai dalam bola basket? Mengapa?
·
Apa kesulitan yang kamu
alami saat latihan tadi?
·
Bagaimana kerja sama tim
dalam kelompokmu hari ini?
·
Nilai sikap yang kamu
pelajari dari permainan ini:
☐ Sportifitas ☐ Disiplin ☐ Kerja Sama ☐ Tanggung Jawab
5. Tugas
Mandiri di Rumah
Lakukan latihan dribbling dan passing di rumah selama 10 menit per hari selama
3 hari. Minta orang tua untuk menandatangani bukti latihan.
|
Hari |
Jenis
Latihan |
Waktu |
Tanda
Tangan Orang Tua |
|
1 |
|
|
|
|
2 |
|
|
|
|
3 |
|
|
|
Materi
Esensial, IKTP, dan KKTP Permainan Bola Basket
A. Dribbling
(Menggiring Bola)
Materi Esensial: Teknik
dasar menggiring bola (mengontrol bola sambil bergerak)
Indikator Ketercapaian
Tujuan Pembelajaran (IKTP):
·
Siswa mampu melakukan
dribbling dengan tangan kanan dan kiri secara bergantian
·
Siswa mampu menggiring
bola melewati rintangan dengan kontrol yang baik
·
Siswa memahami fungsi
dribbling dalam permainan bola basket
B. Passing
(Mengoper Bola)
Materi Esensial: Teknik
dasar mengoper bola kepada teman (chest pass, bounce pass, overhead pass)
Indikator
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP):
·
Siswa mampu melakukan
tiga jenis passing dengan teknik yang benar
·
Siswa dapat bekerja sama
dengan tim melalui operan yang tepat
·
Siswa memahami kapan dan
bagaimana jenis passing digunakan dalam permainan
C. Shooting
(Menembak Bola)
Materi
Esensial: Teknik menembak bola ke arah ring untuk mencetak angka
Indikator
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP):
·
Siswa mampu melakukan
teknik shooting dari jarak dekat dan menengah
·
Siswa memahami posisi
tubuh dan arah tembakan yang benar
·
Siswa menunjukkan
ketepatan dalam beberapa kali uji tembak
D. Lay-up
(Tembakan Melayang)
Materi
Esensial: Teknik menembak sambil melompat ke arah ring dari sisi kiri atau
kanan
Indikator
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (IKTP):
·
Siswa dapat melakukan
satu langkah dan dua langkah lay-up secara benar
·
Siswa mampu melakukan
lay-up dari sisi kiri dan kanan
·
Siswa memahami momen
kapan harus melakukan lay-up dalam pertandingan
Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran
(KKTP)
|
Persentase
Capaian (%) |
Kategori |
Deskripsi |
|
0–40% |
Belum
Tuntas |
Siswa
belum mampu menunjukkan keterampilan dasar permainan bola basket |
|
41–60% |
Kurang
Tuntas |
Siswa
menunjukkan sebagian keterampilan namun belum konsisten atau benar |
|
61–80% |
Hampir
Tuntas |
Siswa
hampir menguasai teknik dasar, masih perlu bimbingan dan latihan |
|
81–100% |
Tuntas |
Siswa
menguasai seluruh teknik dasar dan mampu menerapkannya secara mandiri |
SOAL :
Pilihan Ganda
1. Gerakan mengoper bola ke
arah dada disebut....
a. chest pass
b. bounce pass
c. overhead pass
d. angkle pass
2. Pivot merupakan gerak
spesifik dengan ciri khas yaitu....
a. melebar
b. melompat
c. memoros
d. berputar
3. Salah satu permainan
invasi selain bola basket adalah….
a. berenang
b. lari sprint
c. sepak bola
d. voli
4. Posisi badan yang baik
saat melakukan dribbling ke depan adalah….
a. miring
b. tegap
c. bungkuk
d. condong ke depan
5. Gerak spesifik passing overhead pass dilakukan diatas
....
a. tangan
b. kaki
c. lutut
d. kepala
6. Saat menerima bola dari
arah atas, sebaiknya pemain ….
a. berlari
b. melompat
c. berjalan
d. diam
7. Memantulkan bola ke arah
bawah atau ke lantai disebut dengan ….
a. overhead pass
b. bounce pass
c. chest pass
d. dustpass
8. Saat memegang bola kedua
telapak tangan dibentuk seperti . . . .
a. mangkuk besar
b. menutup kebawah
c. melebar ke samping
d. membuka kebawah
9. Mengoper bola dengan
cepat bertujuan agar . . . .
a. menghindari blok lawan
b. memindahkan arah
c. mengubah kawalan lawan
d. menempatkan bola dengan
pass
10. Setiap babak dalam
permainan bola basket berlangsung selama ….
a. 10 menit
b. 15 menit
c. 20 menit
d. 30 menit
Uraian
1. Bagaimana cara melakukan
pembelajaran lempar tangkap bola dengan metode berbanjar di tempat?
2. Mengapa saat mengoper
bola, aliran bola harus cepat?
3. Bagaimana cara melakukan
pembelajaran lempar tangkap bola dengan metode permainan gawang?
4. Sebutkan perbedaan
passing chest pass, bounce pass, dan overhead pass?
5. Bagaimana cara melakukan
pembelajaran dribbling menuju ke arah cones?
Kunci
Jawaban
PilihanGanda
1. A
2. C
3. C
4. D
5. D
6. B
7. B
8. A
9. A
10. A
A.
Uraian
1. Cara melakukan
pembelajarannya sebagai berikut.
a. Bagi menjadi dua
kelompok, kelompok A dan kelompok B.
b. Kelompok A bertugas
untuk melemparkan bola ke arah kelompok B, kemudian setelah itu pelempar pindah
ke barisan paling belakang dan menunggu giliran kembali.
c. Kelompok B yang telah
menangkap bola, kemudian menjadi pelempar bola ke arah kelompok A, yang
kemudian setelahnya berpindah ke barisan paling belakang. d. Metode berbanjar
ini dapat dilakukan juga melakukan gerak spesifik, seperti passing, chest pass,
overhead pass, dan bounce pass
2. Saat mengoper bola dalam
basket, aliran bola harus cepat karena ini memungkinkan pemain untuk
memindahkan bola dari satu area lapangan ke area lain dengan cepat dan efisien.
Aliran bola yang lambat memungkinkan pemain lawan untuk mendekat dan menutupi
ruang gerak pemain yang sedang mengoper bola, sehingga menghambat kemampuan tim
untuk mencetak poin.
3. Cara melakukan
pembelajarannya sebagai berikut.
a. Bermain bola basket
dengan media gawang sebagai alat untuk mencetak angka atau poin.
b. Dibagi menjadi dua
kelompok, kemudian diberi nama kelompok A dan B.
c. Peraturan
permainannya adalah kedua kelompok berusaha mencetak angka atau poin dengan
cara memasukkan bola ke dalam gawang.
d. Selama permainan
berlangsung bola tidak diperbolehkan dibawa sambil berjalan. Pemain hanya boleh
bergerak, berjalan atau berpindah tempat dengan kondisi tangan tanpa bola.
e. Permainan dilakukan
selama 2×5 menit.
f. Kemenangan permainan
ditentukan oleh banyaknya poin yang dimasukkan
4. a. Chest pass, atau
sering disebut juga chest feed, adalah teknik passing di mana bola dilempar
dari dada ke dada pemain lain. Pemain akan memegang bola dengan kedua tangan,
lalu melambungkan bola dengan kekuatan yang cukup untuk mencapai pemain lain.
Chest pass biasanya digunakan dalam situasi di mana pemain ingin memberikan
bola secara cepat dan akurat, terutama pada jarak yang tidak terlalu jauh.
b. Bounce pass adalah
teknik passing di mana bola dilempar ke lantai terlebih dahulu sebelum mencapai
pemain lain. Pemain akan memegang bola dengan kedua tangan, kemudian
melemparkan bola ke lantai dengan kekuatan yang cukup sehingga bola memantul
dan dapat diambil oleh pemain lain. Bounce pass biasanya digunakan dalam
situasi di mana pemain ingin memberikan bola secara cepat dan akurat, terutama
ketika ada pemain lawan yang berdiri di antara pemain yang melempar bola dengan
pemain yang menerima bola.
c. Overhead pass, atau
sering disebut juga skyhook pass, adalah teknik passing di mana bola dilempar
dari atas kepala dengan satu tangan. Pemain akan memegang bola dengan satu
tangan di atas kepala dan melemparkan bola dengan kekuatan yang cukup untuk
mencapai pemain lain. Overhead pass biasanya digunakan dalam situasi di mana
pemain ingin memberikan bola secara jauh, misalnya dalam situasi fastbreak atau
saat pemain ingin melewati pertahanan lawan yang ketat.
5. Cara melakukan latihan sebagai
berikut.
a. Posisi awal berbaris dengan teman
yang lain.
b. Bentuklah lima banjar atau sesuai
dengan jumlah bola yang tersedia.
c. Pemain yang berada di barisan
paling depan melakukan dribbling bola menuju ke arah titik atau cone.
d. Lewati cone memutar dengan
dribbling.
e. Kemudian, kembali lagi ke barisan
paling belakang. f. Semua pemain mendapatkan giliran yang sama
Rubrik Penilaian Latihan Akhir Bab
A.
Pilihan Ganda
Pedoman
penskoran: Nilai = Jumlah Skor
Setiap soal dengan
jawaban benar memiliki skor 10, dan salah memiliki skor 0.
Terdapat 10 soal
Pilihan Ganda, maka skor tertinggi yaitu 100 (nilai 100).
Perhatikan tabel
berikut untuk panduan penilaian.
|
Jumlah Jawaban Benar |
Nilai |
|
10 |
100 |
|
9 |
90 |
|
8 |
80 |
|
7 |
70 |
|
6 |
60 |
|
5 |
50 |
|
4 |
40 |
|
3 |
30 |
|
2 |
20 |
|
1 |
10 |
|
0 |
0 |
B.
Uraian
|
Skor |
|||
|
1 |
2 |
3 |
4 |
|
Terisi, namun
tidak benar, atau benar sekitar ≤50% |
Terisi benar
sekitar >50%−≤75% |
Terisi benar
sekitar >75%−≤90% |
Terisi benar sekitar
>90% |
PENGAYAAN DAN REMEDIAL
1. Pengayaan
Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang
dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila
setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta
didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui
kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara
menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain,
memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan
tugas keterampilan yang diberikan.
2.
Remedial
Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu
dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik
dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi
diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau
menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran.
Komentar
Posting Komentar